Rachmawati

Sawang Sinawang

Sawang Sinawang

Sawang sinawang adalah jawaban arif dari VISI kebudayaaan Jawa. Sawang berarti melihat dan SInawang berarti dilihat. Sawang sinawang diperuntukkan bagi sebuah bahasan orang lain terhadap diri kita. Sawang sinawang juga suatu nesehat agar hati-hati melihat yang satu kepada yang lain karena kita hanya melihat dari kulit luarnya saja. Istilah gaulnya rumput tetangga lebih hijau dibandingkan rumput sendiri.



Sawang-sinawang disini, juga maksudnya kebanyakan kita selalu melihat orang lain selalu lebih nyaman dari kita (kita selalu melihat ke atas), begitu pula orang yang kita lihat, belum tentu dia merasa lebih beruntung dari kita. Oleh sebab itu, mungkin pepatah sawang-sinawang memang perlu di terapkan dalam diri kita. Sawang Sinawang menjadikan manusia dalam arti positif lebih bermakna saling melihat hakikat dan makna dari kehidupan masing-masing kita. Biarkan semua berjalan seiring nafas-nafas kehidupan. Maksudnya adalah kita harus bisa menempatkan diri dalam kehidupan dunia ini. Tidak harus menjadi filosofi atau sufi, jadilah abdi Ilahi yang memahami bahwa semua yang ada pada diri kita ini adalah anugerah Ilahi.

Jika kita ambil positifnya orang kaya belum tentu hatinya bahagia, Dan orang miskin belum tentu juga tidak bahagia. Orang yang punya jabatan tinggipun belum tentu bahagia. Dan orang awam/biasa saja belum tentu juga tidak bahagia.

Saya pun sempet punya perasaan ngiri melihat ada temen yang jam kerjanya lebih sedikit namun penghasilannya jauh diatas saya, mungkin hal tersebut wajar karena saya juga manusia biasa. Namun setelah saya pikir-pikir lagi, hidup saya ini sudah jauh lebih beruntung dari pada orang-orang yang taraf hidupnya jauh dibawah saya (belajar arti bersyukur). Alhamdulillah.


Satu pesan dari Nahkodaku "Kamu tak akan bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan jika kamu terlalu sibuk mengeluhkan apa yang telah kamu miliki. terlalu Sibuk melihat apa yang orang lain miliki. Maka.. yang harus kamu lakukan Bersyukurlah"

Jadi kesimpulannya
♥ hidup itu selalu ada suka dan duka, tidak akan ada seseorang selalu suka terus atau bahkan duka terus, oleh karenanya patutlah kita sawang-sinawang, mungkin dengan begitu kita akan selalu mensyukuri terhadap apa yang telah kita terima..
♥ Dari pada memikirkan kelebihan orang lain dengan pikiran yang negatif. Yang lebih penting dan utama adalah "Bersyukur dan nikmati saja hidup ini".

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali